Jembatan Timbang Otomatis Tanpa Operator (Automatic Weighing Terminal)

Jembatan Timbang No. 1 Di Indonesia

Jembatan Timbang Otomatis Tanpa Operator (Automatic Weighing Terminal)

Jembatan Timbang 0
foto timbangan truk otomatis gewinn

Jembatan timbang merupakan investasi besar untuk bisnis usaha apa pun. Mengapa perusahaan melakukan investasi besar ini? Karena untuk membuat proses operasional perusahaan industri lebih cepat, dibutuhkan investasi dalam efisiensi waktu dan ruang. Oleh sebab itu Perusahaan-perusahaan besar di berbagai sektor industri tetap menggunakan jembatan timbang meskipun menyadari berapa banyak waktu dan sumber daya manusia yang dibutuhkan jembatan timbang untuk beroperasi. Jembatan timbang adalah komitmen serius untuk bisnis, namun kini dengan sistem jembatan timbang otomatis Automatic Weighing Terminal (AWT), waktu dan sumber daya manusia tidak harus menjadi beban lagi.

Sistem jembatan timbang otomatis sekarang telah semakin banyak digunakan di perusahaan besar di berbagai sektor industri dan jangkauan teknologi yang digunakan pada timbangan truk otomatis ini juga semakin meningkat selama dekade terakhir. Timbangan truk otomatis memberikan fleksibilitas kepada pemilik jembatan timbang dalam menjalankan sistem jembatan timbang tanpa operator.

Contoh cara kerja jembatan timbang otomatis dari Gewinn yang menggunakan sistem RFID Auto Reader

Ideal untuk operasi 24 jam, jembatan timbang AWT menjaga jembatan timbang Anda berjalan lancar tanpa operator jembatan timbang khusus, menurunkan biaya operasional dan memperpanjang jam kerja penimbangan. Dan karena pengemudi truk tidak perlu turun dari kendaraannya selama proses penimbangan, sistem jembatan timbang otomatis merupakan alat yang ideal untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis, mengurangi waktu putaran penimbangan, dan meningkatkan keselamatan kerja di lokasi penimbangan.

Salah satu fitur penting dari sistem ini adalah pengenalan kendaraan otomatis menggunakan teknik identifikasi frekuensi radio (RFID). Terminal jembatan timbang yang dioperasikan dengan perangkat lunak serbaguna dan peralatan kontrol terkait menghilangkan kebutuhan akan pos jembatan timbang yang berawak penuh. Kemampuan gabungan, masuk/keluar jarak jauh ini, memungkinkan akses terkontrol untuk keluar masuk kendaraan, memberikan lokasi penimbangan tingkat keamanan yang lebih baik. Timbangan truk otomatis juga mempercepat prosedur penimbangan dan memperpanjang jam operasional, hingga meniadakan kebutuhan akan petugas operator jembatan timbang khusus.

Perbedaan Jembatan Timbang Otomatis Dengan Jembatan Timbang Standar

Berikut ini adalah beberapa diagram workflow yang menunjukkan perbedaan cara kerja jembatan timbang otomatis dengan jembatan timbang standar, dengan atau tanpa petugas operator:

Jembatan Timbang Dengan Operator & Software Standar

Diagram workflow jembatan timbang dengan operator software standar

KETERANGAN

Workflow jembatan timbang dengan operator dan software standar (penimbangan masuk):

  • Truk tiba di lokasi timbangan untuk melakukan penimbangan masuk
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang
  • Operator timbangan akan memasukkan data seperti nomor kendaraan, nama pengemudi, produk yang diangkut, nama supplier atau kustomer, nilai berat, dsb. Kemudian operator akan menyimpan data tersebut ke komputer
  • Truk keluar dari platform timbangan untuk menuju ke area penurunan barang

Workflow jembatan timbang dengan operator dan software standar (penimbangan keluar):

  • Truk tiba di lokasi timbangan untuk melakukan penimbangan keluar
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang
  • Operator timbangan akan mencari data penimbangan yang telah disimpan sebelumnya di komputer berdasarkan nomor kendaraan. Setelah data ditemukan kemudian akan dilakukan penghitungan selisih berat truk sekarang dengan berat truk sebelumnya. Operator kemudian akan menyimpan data selisih berat tersebut ke komputer
  • Truk keluar dari platform timbangan dan keluar dari lokasi
BACA  Jembatan Timbang Anti Petir Menggunakan Sistem Grounding

Jembatan Timbang Dengan Operator & Gerbang Pembatas

Diagram Workflow Jembatan Timbang Dengan Operator & Gerbang Pembatas Timbangan Masuk

Workflow jembatan timbang dengan operator dan gerbang pembatas (penimbangan masuk):

  • Truk tiba di lokasi timbangan untuk melakukan penimbangan masuk
  • Operator membuka gerbang 1
  • Gerbang 1 terbuka
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang
  • Nilai berat truk akan muncul di layar monitor luar
  • Operator timbangan akan memasukkan data seperti nomor kendaraan, nama pengemudi, produk yang diangkut, nama supplier atau kustomer, nilai berat, dsb. Kemudian operator akan menyimpan data tersebut ke komputer dan gerbang 2 akan terbuka
  • Komputer kantor memiliki koneksi dengan database timbangan sehingga pengguna dapat melihat laporan timbangan
  • Gerbang 2 terbuka
  • Truk keluar dari platform timbangan untuk menuju ke area penurunan barang
Diagram Workflow Jembatan Timbang Dengan Operator & Gerbang Pembatas Timbangan Keluar

Workflow jembatan timbang dengan operator dan gerbang pembatas (penimbangan keluar):

  • Truk tiba di lokasi timbangan untuk melakukan penimbangan keluar
  • Operator membuka gerbang 2
  • Gerbang 2 terbuka
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang
  • Nilai berat truk akan muncul di layar monitor luar
  • Operator timbangan akan mencari data penimbangan yang telah disimpan sebelumnya di komputer berdasarkan nomor kendaraan. Setelah data ditemukan kemudian akan dilakukan penghitungan selisih berat truk sekarang dengan berat truk sebelumnya. Operator kemudian akan menyimpan data selisih berat tersebut ke komputer dan gerbang 1 akan terbuka
  • Komputer kantor memiliki koneksi dengan database timbangan sehingga pengguna dapat melihat laporan timbangan
  • Gerbang 1 terbuka
  • Truk keluar dari platform timbangan dan keluar dari lokasi

Jembatan Timbang Otomatis Tanpa Operator, Pakai Sistem RFID

Diagram workflow jembatan timbang otomatis tanpa operator dengan rfid
  • Truk dengan tiba di depan gerbang masuk timbangan, supir melakukan tap kartu RFID pada alat pembaca
  • Alat pembaca kartu RFID akan melakukan scan kartu, jika kartu sudah ada dalam registrasi, maka gerbang masuk akan terbuka
  • Gerbang masuk terbuka
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang, penimbangan dapat dilakukan setelah kartu RFID ditap ke alat pembaca
  • Nilai berat truk akan muncul di layar monitor luar
  • Alat pembaca kartu RFID akan otomatis menyimpan data nilai berat truk, setelah data tersimpan maka gerbang keluar akan terbuka
  • Komputer kantor memiliki koneksi dengan database timbangan sehingga pengguna dapat melihat laporan timbangan
  • Printer akan mencetak tiket hasil penimbangan
  • Gerbang keluar terbuka
  • Truk keluar dari platform timbangan

Jembatan Timbang Tanpa Operator, Tanpa Sistem RFID

Diagram workflow jembatan timbang tanpa operator & tanpa menggunakan sistem RFID (penimbangan masuk)

Workflow jembatan timbang tanpa operator & tanpa menggunakan sistem RFID (penimbangan masuk):

  • Truk tiba di pos operator untuk melakukan penimbangan masuk dan supir akan melakukan registrasi truk
  • Petugas operator kemudian akan memasukkan data truk tersebut dan menyimpannya ke database, kemudian operator akan memberikan tiket registrasi dengan kode QR ke supir truk
  • Truk tiba di timbangan, supir kemudian akan melakukan scan tiket registrasi dengan QR code scanner
  • QR code scanner akan melakukan scan pada tiket registrasi, jika truk sudah teregistrasi maka gerbang 1 akan terbuka
  • Gerbang 1 terbuka
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang, penimbangan dapat dilakukan setelah tiket registrasi di scan
  • Nilai berat truk akan muncul di layar monitor luar
  • QR code scanner akan melakukan scan pada tiket registrasi untuk menyimpan data penimbangan truk, setelah data tersimpan di database maka gerbang 2 akan terbuka
  • Printer akan mencetak tiket hasil penimbangan termasuk kode QR
  • Gerbang 2 terbuka
  • Truk keluar dari platform timbangan untuk menuju ke area penurunan barang
BACA  Penggunaan Jembatan Timbang Pada Sektor Infrastruktur
Diagram workflow jembatan timbang tanpa operator & tanpa menggunakan sistem RFID (penimbangan masuk):

Workflow jembatan timbang tanpa operator & tanpa menggunakan sistem RFID (penimbangan masuk):

  • Truk tiba di timbangan untuk melakukan penimbangan keluar dan supir akan melakukan scan tiket penimbangan dengan kode QR
  • QR code scanner akan melakukan scan pada tiket penimbangan tersebut, jika data ditemukan maka gerbang 2 akan terbuka
  • Gerbang 2 terbuka
  • Truk masuk ke platform timbangan untuk ditimbang, penimbangan dapat dilakukan setelah tiket di scan
  • Nilai berat truk akan muncul di layar monitor luar
  • QR code scanner akan melakukan scan pada tiket registrasi untuk menyimpan data penimbangan truk, setelah data tersimpan di database maka gerbang 1 akan terbuka
  • Printer akan mencetak tiket hasil penimbangan termasuk hasil berat bersih yang dihitung dari hasil penimbangan masuk dan keluar
  • Gerbang 1 terbuka
  • Truk keluar dari platform timbangan

Mengenal Lebih Lanjut Mengenai Sistem RFID

Radio Frequency Identification (RFID) mengacu pada teknologi di mana data dikodekan secara digital dalam bentuk tag RFID dan alat pembaca digunakan untuk mendeteksi data ini melalui gelombang radio. RFID digunakan untuk secara otomatis mengidentifikasi dan melacak beragam orang dan objek.

Contoh pemakaian sehari-hari seperti misalnya: keluar masuk personel ke dalam gedung, keluar masuk kendaraan di tempat parkir, atau tanda kendaraan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan memungut biaya untuk kendaraan yang menggunakan jalan tol. Oleh karena itu, teknologi RFID sangat cocok digunakan untuk sistem jembatan timbang otomatis.

Sistem RFID pada umumnya terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: tag RFID atau kartu pintar yang dibawa oleh pengguna, alat pembaca RFID, dan antena. Rata-rata jarak kerja bervariasi mulai kurang dari 100mm hingga 7m, tergantung pada kebutuhan pengoperasian.

Tag RFID (atau kartu) berisi sirkuit terpadu dan antena digunakan untuk mengirimkan data ke alat pembaca RFID. Alat pembaca ini kemudian akan mengubah gelombang radio menjadi sinyal digital yang dapat diproses oleh sistem komputer.

Sistem akan mencari data yang disimpan pada tag dengan databasenya dan jika ditemukan, tindakan yang berlaku dapat diberikan. Teknologi RFID dapat menggabungkan berbagai tingkat frekuensi yang menentukan jangkauan pembacaan. Semakin rendah frekuensinya, semakin pendek jangkauan pembaca. Dalam identifikasi kendaraan, frekuensi yang paling umum digunakan adalah 125kHz (jarak pendek) dan 860–980MHz (jarak jauh).

Sistem RFID ini terbukti sangat berharga di lokasi yang sibuk atau lokasi yang jauh dari kantor, mempercepat proses penimbangan dan memperpanjang jam pengoperasian. Terminal yang saling terkait juga dapat digunakan untuk mengontrol kendaraan tidak berbobot yang memasuki atau meninggalkan lokasi melalui titik kontrol khusus atau jalur pintas.

BACA  Apa Itu UPPKB ? Fungsi Dan Tujuan

Terminal penimbangan akan memberi pengemudi kontrol antarmuka yang jelas dan mudah digunakan, dan dapat diakses langsung dari dalam truk. Jika diperlukan, pengaturan ketinggian terminal dapat dilakukan untuk mengakomodasi desain kendaraan yang berbeda.

Petunjuk di layar monitor akan membimbing pengemudi melalui proses penimbangan dan dapat lebih memudahkan kemudahan penggunaan. Di akhir proses penimbangan, pengemudi dapat diberikan cetakan data penimbangan. Di terminal penimbangan juga bisa dipansang Interkom sehingga memungkinkan komunikasi langsung antara pengemudi dan personel di lokasi jarak jauh jika timbul masalah.

Sistem tersebut juga dapat menjadi bagian dari sistem manajemen kendaraan yang lebih luas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, mulai dari saat kendaraan tiba di lokasi, bongkar muat, dan akhirnya hingga keberangkatan kendaraan. Layar LED besar dapat dihubungkan ke sistem untuk memberikan petunjuk dan informasi utama kepada pengemudi.

Jembatan Timbang Otomatis Tanpa Operator Dari Jembatan Timbang Gewinn

Jembatan timbang otomatis tanpa operator Automatic Weighing terminal dari Jembatan Timbang Gewinn adalah solusi penimbangan yang efisien dan mudah yang dapat ditambahkan ke jembatan timbang baru atau jembatan timbang lama Anda dari merek apa pun baik untuk pengoperasian timbangan satu arah atau dua arah. Jembatan timbang otomatis dari Gewinn adalah sistem mandiri yang memungkinkan operasi penimbangan 24×7 tanpa memerlukan operator khusus.

Timbangan truk otomatis dari Gewinn merampingkan operasi penimbangan dengan meniadakan kebutuhan akan operator jembatan timbang. Dengan teknologi kami, pengemudi truk dapat melakukan operasi penimbangan sendiri, sepanjang waktu. Sistem kami mengidentifikasi truk dan mencatat informasi berat, yang kemudian dikirim ke database Anda untuk pemantauan.

Sistem jembatan timbang otomatis kami dapat diterapkan di semua industri, mulai dari manufaktur, pertambangan, agrobisnis, pengelolaan limbah hingga konstruksi. Timbangan kami menawarkan manfaat biaya pengoperasian yang lebih rendah dan peningkatan efisiensi tenaga kerja yang lebih baik.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai sistem jembatan timbang otomatis kami, Anda dapat menghubungi kami kapan saja melalui nomor telepon kantor kami 021-89140679 atau chat WhatsApp customer service kami dengan mengisikan formulir WhatsApp di bawah ini:

Contact Form

Konsultasi gratis, kami siap menjawab semua pertanyaan Anda.

 

You cannot copy content of this page
Open chat
WhatsApp