Panduan Cara Supir Truk Menggunakan Jembatan Timbang

Jembatan Timbang No. 1 Di Indonesia

Panduan Cara Supir Truk Menggunakan Jembatan Timbang

Info 0

Jembatan timbang merupakan perangkat penimbangan industri yang digunakan oleh banyak perusahaan di Indonesia. Tidak hanya dalam dunia industri, jembatan timbang juga digunakan oleh Dinas Perhubungan Indonesia untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan akibat truk atau kendaraan yang memiliki total beban yang melebihi kapasitas berat jalan.

Bagi anda supir truk, atau pemilik truk, yang akan menggunakan jembatan timbang untuk pertama kalinya, pada kesempatan kali ini, Jembatan Timbang Gewinn akan memberikan beberapa tips panduan cara menggunakan jembatan timbang untuk supir truk.

Panduan Awal Pemakaian Jembatan Timbang Untuk Supir Truk

Namun sebelum kita mulai, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Pertama-tama, pada saat anda berada di area penimbangan, biasakan membaca tanda sinyal yang ada di lokasi penimbangan. Karena mungkin ada lokasi penimbangan yang memiliki 2 unit timbangan, satu untuk truk masuk, satu untuk truk keluar, atau ada lokasi penimbangan yang mengharuskan truk berhenti dulu sebelum memasuki timbangan dan berbagai aturan lainnya. Setiap lokasi penimbangan akan memiliki aturan yang sedikit berbeda dengan lokasi penimbangan lainnya. Karena itu sangat penting untuk mencari dan membaca tanda sinyal saat anda berada di lokasi penimbangan.

Kemudian sebelum memasuki platform timbangan, pastikan lampu kendaraan tidak dalam kondisi terang, matikan radio atau musik yang menyala, dan turunkan kaca jendela supir agar anda dapat mendengar berbagai notifikasi yang diberikan operator timbangan. Sekali lagi, cari dan baca tanda sinyal yang ada, seperti misalnya batas kecepatan, tanda masuk kiri atau kanan, dan kadang ada sinyal lampu tanda maju atau berhenti.

Biasanya ada 2 jenis timbangan. Timbangan yang tidak memerlukan kendaraan untuk berhenti saat proses penimbangan, dan timbangan yang mengharuskan kendaraan untuk berhenti di atas platform timbangan. Timbangan jenis kedua merupakan timbangan yang paling umum digunakan.

Pastikan supir truk memasuki platform timbangan secara perlahan, dan lakukan pengereman dengan halus, jangan lakukan pengereman mendadak. Setelah truk berhenti, pasang gigi ke netral. Setelah selesai ditimbang, truk harus keluar dari platform timbangan secara perlahan, dan kembali cari dan baca tanda sinyal yang ada untuk mencari jalan keluar atau lokasi prosedur selanjutnya.

Contoh Prosedur Menggunakan Jembatan Timbang Untuk Supir Truk

Setiap lokasi penimbangan tentunya memiliki prosedur yang berbeda-beda tergantung dari kebijakan yang berlaku di lokasi. Karena itu kami hanya menyediakan contoh prosedur jembatan timbang yang paling banyak digunakan untuk memberikan gambaran umum bagi anda.

Contoh prosedur jembatan timbang secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Truk dengan muatan memasuki area perusahaan atau lokasi dengan jembatan timbang
  2. Supir truk menyerahkan surat pengantar atau identitas diri kepada pihak keamanan atau pos gerbang masuk
  3. Supir truk mendapatkan tiket atau nomor urut penimbangan
  4. Truk menuju ke lokasi timbangan
  5. Truk memasuki platform timbangan
  6. Saat memasuki platform timbangan, kecepatan truk harus pelan, tidak belok kiri dan kanan, pastikan seluruh ban truk berada di dalam platform timbangan, dan lakukan pengereman dengan halus
  7. Setelah truk berhenti, supir dan penumpang turun dari timbangan
  8. Sementara truk dengan muatan ditimbang, supir melakukan proses administrasi di pos operator timbangan
  9. Setelah selesai ditimbang, supir dan penumpang masuk kembali ke truk
  10. Truk keluar dari platfrom timbangan secara perlahan
  11. Setelah keluar dari platform timbangan, truk menuju ke area penurunan muatan
  12. Di area penurunan muatan, supir menurunkan muatan dari truk
  13. Setelah selesai menurunkan muatan, truk bergerak menuju timbangan (bisa ke timbangan sebelumnya atau timbangan lain tergantung aturan dan jumlah timbangan di lokasi)
  14. Lakukan penimbangan ulang, kali ini tanpa muatan, supir dan penumpang kembali turun dari truk
  15. Supir mengurus proses administrasi dan mendapatkan dokumen yang membuktikan pengiriman selesai dengan nilai hasil penimbangan
  16. Setelah proses penimbangan dan proses administrasi selesai, truk diperbolehkan keluar dari lokasi

Demikian panduan dan contoh prosedur cara supir truk menggunakan jembatan timbang, semoga panduan ini dapat membantu anda. Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sistem penimbangan mudah menggunakan Jembatan Timbang Gewinn, hubungi marketing kami langsung di nomor 0821-3963-0089 untuk mendapatkan informasi gratis. Saat ini kami sedang menyediakan promo potongan harga 10-20% untuk setiap pembelian satu unit jembatan timbang.

 

You cannot copy content of this page
Open chat
WhatsApp