Prosedur Pengujian Kalibrasi Tera Ulang Jembatan Timbang

Jembatan Timbang No. 1 Di Indonesia

Prosedur Pengujian Kalibrasi Tera Ulang Jembatan Timbang

Jembatan Timbang 0
jasa tera ulang jembatan timbang dan kalibrasi timbangan truk

Jembatan Timbang Gewinn menyediakan jasa kalibrasi tera ulang jembatan timbang untuk mendapatkan sertifikat tera ulang dari balai metrologi Indonesia.

Pada umumnya terdapat beberapa langkah prosedur kalibrasi tera ulang timbangan. Langkah-langkah tersebut antara lain:

Pengujian Repeatability

Merupakan prosedur pengujian timbangan yang bertujuan untuk mengetahui apakah timbangan tersebut mampu memberikan hasil yang relatif konsisten apabila menimbang satu muatan yang sama secara berulang-ulang pada posisi yang kurang lebih sama.

Muatan yang digunakan pada pengujian adalah beban yang memiliki berat standar minimum 10% dari kekuatan maksimum timbangan. Meskipun demikian, pada umumnya beban yang seringkali digunakan dalam pengujian memiliki berat yang hampir mendekati kapasitas maksimum timbangan.

Prosedur Pengujian Kalibrasi Tera Ulang Jembatan Timbang

Pengujian Eksentrisitas

Prosedur pengujian eksentrisitas dilakukan dengan cara menimbang muatan yang sama berkali-kali pada posisi yang berbeda-beda. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja timbangan dalam memberikan data hasil penimbangan jika muatan yang sama ditimbang pada posisi yang berbeda.

Pengujian dilakukan mirip dengan pengujian repeatability, dimana muatan uji yang digunakan harus memiliki berat minimal 10% dari kapasitas maksimum timbangan. Hanya saja metode pengujian menggunakan rumus matematika yang berbeda.

BACA  Tips Cara Mengamankan Jembatan Timbang Anda

Pengujian Diskriminasi

Merupakan nama pengujian tera ulang yang biasa digunakan untuk menguji timbangan elektronik yang seringkali dikenal dengan pengujian kepekaan. Namun nama pengujian kepekaan digunakan hanya pada timbangan non-eektronik saja, sedangkan untuk timbangan elektronik digunakan nama pengujian diskriminasi.

Pengujian ini dilakukan untuk dapat mengetahui bagaimana kemampuan dari suatu timbangan jika menghadapi suatu perubahan kecil dari sebuah muatan.

Pengujian Kebenaran

Merupakan metode prosedur pengujian yang paling sering digunakan pada jembatan timbang. Hal ini dikarenakan pada umumnya kapasitas maksimum jembatan timbang sangat besar, sehingga metode yang biasanya tidak dapat digunakan. Karena itu dilakukan metode subtitusi pengujian kebenaran.

Metode substitusi ini harus dilakukan setelah menggunakan pengujian repeatability dalam menentukan standar yang akan digunakan. Metode ini membutuhkan beban muatan yang disebut dengan ballast sebagai pengganti standar muatan.

kalibrasi tera ulang timbangan truk

Demikian ulasan singkat mengenai langkah prosedur kalibrasi tera ulang jembatan timbang. Untuk informasi yang lebih lengkap anda dapat menghubungi kami untuk mendapatkan kosultasi gratis dan info service jasa kalibrasi tera ulang jembatan timbang Gewinn.

Rate This Post

BACA  Jembatan Timbang Batubara Untuk Projek Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Related posts:

 

 

Informasi harga jembatan timbang

 

Don`t copy text!